BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAIMANA MENGIKUTI ARAHAN PRESIDEN RI TAHUN 2021

 BUPATI DAN WAKIL BUPATI KAIMANA MENGIKUTI ARAHAN PRESIDEN RI TAHUN 2021

Bupati dan Wakil Bupati Mengikuti Arahan Presiden Melalui Virtual

Pelaksana Tugas Sekretaris daerah Luther Rumpumbo, S.Pd, MM, Asisten I Mozes D. Werinussa, SE, MM, dan Forkopimda bersama Bupati Kaimana Bapak Freddy Thie dan Wakil Bupati Kaimana, Bapak Hasbulla Furuada, S.P,  menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara virtual langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo langsung dari Istana Negara, diikuti pertamakali dalam menjalankan tugas Negara sebagai Bupati dan Wakil Bupati langsung bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Kaimana Jl. Sapta Taruna Krooy Kaimana Provinsi Papua Barat, Rabu (28/04/2021).

Bupati,Wakil Bupati, Plh. SEKDA, dan Asisten I serta Forkopimda dalam Virtual Arahan Presiden RI

Rapat Koordinasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara virtual ini diawali dengan laporan dari Mendagri Bpk Tito Karnavian, dalam laporannya Mendagri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bpk Presiden yang berkenan untuk memberikan pengarahan kepada seluruh Pemerintah Daerah yang didampingi Forkopimda nya terutama dalam menghadapi situasi yang aman dan dinamis dimasa global yang telah mengalami krisis multidimensi dalam skala global dan berdampak di Negara kita Indonesia.

Lokasi Virtual Istana Negara

Presiden RI Bpk Ir. H Joko Widodo dalam arahannya menekankan dua hal penting yakni terkait penanganan Covid-19 dan masalah perekonomian, dalam arahan presiden, beliau mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah maupun Forkopimda untuk senantiasa menekan tentang laju penyebaran Covid-19 dengan bertitik berat pada menyadarkan masyarakat untuk senantiasa mentaati dan menjalankan Protokol kesehatan.

“Kenapa Covid-19, karena kita tahu perkembangan Covid-19 di India. Di India di bulan November menuju ke Oktober November dan Januari berhasil melandaikan curvanya dan kuncinya adalah mikro lockdown. Sehingga kita adopsi di tempat kita menjadi PPKM skala mikro, saat itu di India berhasil menurunkan 10.000 kasus perhari,” jelas Presiden RI,.

“Namun kita tahu, terjadi lonjakan yang besar di India menjadi 350 ribu kasus aktif perhari. Ini yang menjadi kehati-hatian kita semuanya, sekecil apapun kasus aktif yang ada di Provinsi dan di Kabupaten/Kota yang bapak, ibu pimpin jangan kehilangan kewaspadaan. Ikuti angka-angkanya atau curva-curvanya, ikuti harian dan begitu naik sedikit segerakan untuk ditekankan kembali agar terus menurun,” Ungkap Joko Widodo

Arahan Presiden Republik Indonesia Kepada Kepala Daerah Se-Indonesia

Presiden Jokowi juga mengajak seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk segerakan mungkin merealisasikan belanja Daerahnya.

“Belanja APBD segerakan, karena angka-angka yang saya lihat yang tinggi itu baru belanja pegawai tetapi juga baru di angka 63 %. Belanja modal per Maret baru 5,3% , padahal yang namanya perputaran uang disebuah daerah itu sangat menentukan pertumbuhan ekonomi. Saya sudah sampaikan kepada Mendagri untuk mengingatkan semua daerah agar mensegerakan belanja APBD, baik itu belanja aparatur dan belanja modal,” himbau Presiden mengakhiri arahannya.

Hidayat Sirfefa

Related post