BUPATI KAIMANA MEMBUKA LOUNCHING BANTUAN MODAL USAHA BAGI UKM DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI KABUPATEN KAIMANA

 BUPATI KAIMANA MEMBUKA LOUNCHING BANTUAN MODAL USAHA BAGI UKM DAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DI KABUPATEN KAIMANA

Dialog Bupati Kaimana Freddy Thie Bersama Perwakilan Peserta Wirausaha.

KABUPATEN KAIMANA – Bupati Kaimana Freddy Thie membuka secara resmi Lounching Bantuan Modal Usaha Bagi UKM Dan Pelatihan Kewirausahaan kepada 200 pelaku usaha pada hari Selasa (16/11/2021) yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian  Perdagangan Kooperasi dan UKM Kabupaten Kaimana bertempat di Gedung Serba Guna Jalan Utarum Krooy Kaimana

Bupati Kaimana Freddy Thie Hadir Pada Lounching Bantuan Modal Usaha Bagi UKM Dan Pelatihan Kewirausahaan Kepada Pelaku Usaha

Bupati Kaimana dalam sambutannya memberikan motivasi dan  tips sukses dalam menekuni dunia usaha bagi para peserta yang hadir yang terdiri dari tiga point penting yaitu : 1). Harus punya mimpi;  2). Lingkungan tempat kita; dan  3). Harus memiliki Ambisi. Ketiga point serta motivasi yang diberikan diambil dari pengalaman pribadinya sebagai contoh, dengan harapan dapat memacu semangat bagi para peserta wirausaha yang akan menggeluti dunia usahanya.

Lebih lanjut dalam sambutannya Bupati Kaimana berharap agar peserta dapat menggunakan kesempatan ini dengan baik dan berharab buat Dinas, bukan hanya pelatihan tetapi juga pendampingan yang diberikan. Beliau juga berpesan akan memberikan penambahkan modal usahanya kepada para peserta dengan ketentuan bila usaha yang digelutinya berkembang pesat, namun bila usahanya tidak berkembang, maka tidak lagi ada penambahan bantuan usaha.

Sammbutan Bupati Kaimana Freddy Thie Pada Lounching Bantuan Modal Usaha Bagi UKM Dan Pelatihan Kewira Usahaan Kepada Pelaku Usaha

“Tadi Bapak Kepala Dinas bilang ada 72 orang sudah terima, tahun berikut yang 72 ini tidak akan  menerima lagi, tapi Perintah saya, kalau  72 ini menggunakan bantuan modal kerja ini baik dan berkembang, berkembang ya?,  tahun berikut saya perintahkan untuk juga menerima bantuan”. Ujar Freddy Thie dengan harapan kedepan muncul pelaku-pelaku usaha baru khusus Orang Asli Papua.

Hidayat Sirfefa

Related post