Kabupaten Kaimana terletak di ujung selatan dari wilayah Kaimana. Secara geografis, letak Kabupaten Kaimana berada antara 020,90” – 040,20” LS dan 1320,75” – 1350,15” BT, tepat berada dibawah garis Khatulisiwa dengan ketinggian 0-100 meter diatas permukaan laut. Batas-batas wilayah Provinsi Kabupaten Kaimana adalah :
- Utara: Kab. Teluk Bintuni, Kab. Teluk Wondama
- Selatan: Laut Arafura
- Barat: Kabupaten Fakfak
- Timur: Kab. Nabire dan Kab. Mimika
Kabupaten Kaimana merupakan pemekaran dari kabupaten Fakfak, dengan letak ibukota kabupaten di distrik Kaimana, tepatnya di kelurahan Kaimana Kota. Sejarah pembentukan kabupaten/kota pemekaran diawali dengan berkembangnya Kabupaten Fakfak yang mekar menjadi Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana berdasarkan UU No. 26 Tahun 2002 tanggal 12 November 2002, yang diresmikan bersamaan dengan pelantikan pejabat bupati pada tanggal 11 April 2003. Dengan distriknya yaitu Kaimana, Teluk Arguni, Buruway dan Etna. Kemudian untuk wilayah kelurahannya adalah Kaimana Kota, Genofa dan Krooy. Selanjutnya pada perkembangannya terbentuk Distrik Teluk Arguni Bawah (dari Distrik Teluk Arguni), Distrik Kambrau (dari Distrik Kaimana) dan Distrik Yamor (dari Distrik Etna) serta perubahan nama Distrik Teluk Arguni menjadi Distrik Teluk Arguni Atas (Perda Kab. Kaimana No. 12 Tahun 2007). Kemudian berkembang seiring dengan kebutuhan pelayanan pemerintahan saat ini Kabupaten Kaimana memiliki 7 distrik, 84 kampung, dan 2 kelurahan, dengan ibu kota berada di Distrik Kaimana.
Memasuki periode pemerintahan 2025–2030, Kabupaten Kaimana dipimpin oleh Bupati Drs. Hasan Achmad, M.Si. bersama Wakil Bupati Isak Wariensi, S.Tr., yang melanjutkan pembangunan daerah dengan semangat kolaborasi, pelayanan publik yang berkualitas, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.